All posts by seritaro

Kenapa aku terlahir ke dunia?

Salah satu pertanyaan yg mengganggu dari dulu adalah

“Kenapa saya dilahirkan?”

Hasil gambar untuk baby confuse

Karena moment saat saya dilahirkan adalah moment hidup dan mati, bagi saya dan ibu saya. Yang pada akhirnya saya selamat dan menghabiskan waktu beberapa minggu di NICU.

Pada saat itu bisa saja saya dan ibu menyerah.

Kondisi hamil aterm, komplikasi eklampsi, usia lanjut. Opsi terbaik adalah Caesar. Tetapi, Ibu adalah orang yang sangat konvensional, sangat takut dengan operasi, akhirnya pun memilih pilihan induksi. Sebuah pilihan menyakitkan bagi kami berdua tentu nya. Tetapi hey, pada akhirnya Tuhan menentukan kami selamat.

Ibu saya akhirnya meninggal saat saya usia 17 tahun, sebuah usia yg dianggap sudah dewasa dan tidak membutuhkan micromanagement ibu lagi. Usia yg cukup matang utk tahu ini benar dan itu salah. Lucu nya pesan terakhir ibu adalah “Kamu jangan pacaran”, menancap kuat di benak saya. Belakangan saya tahu kenapa Tuhan menitipkan pesan itu lewat ibu.

Ayah terus berjuang sebagai single parent, membesarkan kami dan mendukung kami secara finansial, dibantu dengan kakak tertua saya yang dititipkan rezeki lebih oleh-Nya. Saya yang tidak ada emotion attachment kepada ayah mulai merasai figur ini. Terkadang saya sedih akan wajah tua nya yg lusuh yang masih terus mencari nafkah demi saya, tetapi tak jarang saya memberontak atas control yang dia ingin terapkan kepada saya. Pada akhirnya ayah meninggal saat saya mulai mendapat pekerjaan kedua. Saat itu secara finansial saya sudah lebih stabil dan tidak membutuhkan bantuan dari Ayah lagi.

See, semua nya pas. In order. In a well pattern.

Ibu saya meninggal karena tugas nya membesarkan anak nya sudah usai. Ayah saya meninggal karena tugas nya mensupport finansial anak nya juga sudah usai.

Lalu sebetulnya apa yang menjadi tugas saya?

Saya terus mencari.

Sampai akhirnya pencarian saya berakhir beberapa bulan lalu, pada kisah Nabi Adam. Tentang mengapa manusia bisa sampai ke Bumi, yang lucu nya semua agama Samawi mengajarkan kisah yang sama.

KISAH NABI ADAM

Ketika Adam dan Hawa diciptakan, Allah menyeru kepada semua makhluk di langit untuk bersujud kepada manusia. Awalnya, malaikat ragu karena manusia memiliki kecenderungan utk berbuat kerusakan. Tetapi kemudian Allah menunjukan kelebihan manusia, maka bersujudlah malaikat.

Bagaimana dengan Iblis?

Iblis merasa dirinya lebih baik dari manusia karena ia diciptakan dari Api, sementara manusia dari tanah. Dengan kesombongan nya tersebut, Iblis menolak perintah Allah yang menyebabkan kemurkaan-Nya.

Allah marah dan memerintahkan Iblis untuk masuk ke dalam Neraka. Dari situ, Iblis meminta penangguhan agar dimasukan ke Neraka setelah Hari Kiamat datang. Allah pun mengabulkan permintaan Iblis.

Dengan demikian, Iblis lalu bersumpah

“Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya,—Kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka.” (QS.. Shaad: 82-83)

Mendengarnya, Allah pun Berfirman :
Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka semuanya.” (QS.. Shaad: 85)

Dimulailah misi pertama Iblis menggoda Adam dan Hawa.

Adam dan Hawa setelah diciptakan merasa bersyukur berada di syurga dengan segala kecukupan nya. Allah mengatakan semua yang ada di syurga bisa mereka makan, kecuali satu buah yaitu buah khuldi. Allah memerintahkan Adam dan Hawa untuk menjauhi buah tersebut.

Demi melancarkan sumpah nya, Iblis menggoda Adam dan Hawa mengatakan bahwa mereka tidak boleh memakan buah itu karena bila memakan buah tersebut mereka akan menjadi seperti malaikat. Singkat cerita, dengan ketamakan yang ada pada mereka, mereka pun memakan buah tersebut. Marahlah Allah dan mengeluarkan mereka dari Syurga untuk turun ke dunia.

Adam dan Hawa sangat menyesal, mereka pun bertaubat. Allah yang Maha Pengasih juga menerima taubat mereka.

Sejati nya dunia ini adalah ujian apakah kita pantas kembali menjadi penghuni syurga atau kita akan berada bersama Iblis di Neraka. Dunia adalah tempat pembuktian anak cucu Adam yang mana yang berhasil menghalau godaan Iblis. 

Sesimple dan sesederhana itu. Oleh karena nya agar kita tidak tersesat, Allah menurunkan Nabi untuk setiap zaman dan setiap Nabi dibekali kitab suci. Kitab suci itu yang menjadi petunjuk bagi manusia menjalankan hari-hari nya di dunia agar tidak tersesat atas godaan Iblis. Biar bagaimana pun Iblis telah bersumpah untuk menggoda kita hingga hari pembalasan tiba. Nabi terakhir, Nabi Muhammad, dibekali oleh kitab suci yang tidak berubah sejak pertama kali turun hingga sekarang. Kekuasaan Allah lah yang membuat hal tersebut terjadi supaya kita tidak tersesat seiring dengan berkembang nya jaman.

Jadi kembali ke pertanyaan pertama, apa sebenarnya tugas kita di dunia ini?

Menyembah kepada Allah yang Maha Esa, berbuat baik kepada sesama, dan membuktikan bahwa kita pantas menjadi penghuni syurga. Bahwa kita bisa mengendalikan akal kita mengalahkan godaan iblis untuk mengikuti hawa nafsu kita.

Wallahu a’lam bishawab.

Advertisements

non sense preschool

Why should we let our kids drowning in our ego?

Galaunya ibu2 working mom sebenernya sederhana, apakah waktu yang dihabiskan anak2 mereka di rumah bermanfaat? Apakah anak mereka hanya stick with gadget the whole time? I trust my nephew for taking care my kids, she’s the best company melody could have. But I understand she will face many difficulties in raising my kid. I can see how my lovely turn into smashing monster, she even hit my eye hard, 2 times. She also often kick other family member. That’s not how my kid going to be.

Karena itu gw mau masukin anak gw sekolah. Supaya dia banyak bergaul, banyak aktivitas main2 yang menyenangkan, mungkin energi positifnya keluar.

Tapi mengapakah mencari preschool itu sulit banget ya? Apakah persyaratan preschool gw yang terlalu impossible? Gw cuma mau prechool yg belajar agama, english speaking dan letaknya gak terlalu jauh dari rumah. Lalu seperti namanya, preschool ini gw gak mau aktivitas intinya belajar. Gw maunya aktivitas preschoolnya main-main dan belajar karakter. Tapi tau gak sih, preschool sekarang pelajarannya anak2 sudha harus bisa menulis dan paham alfabet dan numbers di usia 3 th. Lalu anak anak juga diberikan PR. aku gak paham lagi sama situasi pendidikan sekarang. Akhirnya gw coba googling kurikulum PAUD dari pemerintah, disitu gak ada kok yg mengharuskan anak usia 3 th bisa nulis bisa baca?

Emang apa untungnya bisa tulis dan baca di usia balita??

FYI gw udh bisa baca dari umur 4 th, gw bahkan hafal perkalian sebelum gw TK. Tapi apakah itu mempengaruhi kecerdasan gw? Ya gw gini gini aja kok, gak yang jadi anak anak super gimana gitu. Jadi bisa gak sih kita gak membebankan anak kita dengan kurikulum non sense kayak begitu? Bisa gak sih Preschool itu isinya main2 aja, belajar karakter aja?

Why we should drowning our kids in our ego?

Tampaknya, sebelum menemukan preschool yg ideal, gw yg akan pulang super tenggo dan membuka kelas preschool anak gw sendiri di rumah. Well, they said that mom is the best teacher of all.

 

Why I decide Go Back to Work??

Jadi suatu ketika temen gw calon pejabat berinisial A bertanya ke gw di kolom komen “Kenapa sih kamu back to work?” dan gw menjawab simple “ KARENA DUIT HAHAHA”

Money is easy choice huh?

Let me share you my journey for past 1.5 year.

Waktu gw berhenti kerja dulu pertimbangannya buanyak sekali. Bahkan pas gw urutin ada hampir 50 poin alasan haha. Tapi mostly, dan yg lo bisa lihat di blog ini, adalah gw ingin bisa full time dengan my precious melody. Did that happen?

Selama hampir 3 tahun menjadi seorang ibu, gw sudah melewati 3 tahap profesi ibu.

  1. Working Mom
  2. Full time mom
  3. Half-full time mom

Waktu gw berhenti kerja, gw stay di rumah mertua gw soalnya waktu itu laki gw masih tinggal di kosan dan melody gak suka ada di kosan itu. Mau pindah kosan juga gak bisa karena sudah bayar tahunan. Yaudah lah ya selama menunggu laki gw pindah kosan gw stay di rumah mertua gw. Kondisi keuangan bagus lah waktu itu, simpenan masih banyak haha.

Nah selama ada di rumah mertua ini, kan ada ART ya yg bantuin. Jadi gw itu full urus melody aja kerjanya. Kasih makan, ajak main, stimulus perkembangan dia sampai hampir semua mainan montesorri khatam :p. Pada stage ini gw gak terlalu sering keluar2 buat urus online shop, karena masih baru. Pun kalau pergi, melody pasti ikut gw, jadi ya mirip2 andien kawa gitu lah :p

I’m so happy in this stage.

Ini terjadi hingga 6 bulan. Kemudian laki gw penempatan bandung dan gw ikut sama dia.

Posisi simpenan udah habis :p, buat modal usaha, ketipu sana sini pokoknya habis bis.

Nah bersamaan gw pindah ke bandung baru lah gw menghadapi status the real full time mom. Schedule gw kurang lebih gini :

Bangun, siapin sarapan ; mandiin anak ; kasih makan anak ; nyuci. Pas nyuci anak main di taman atau rumah tetangga ; siapin lunch dinner ; kasih makan anak ; anak tidur siang, kadang gw ikut ketiduran ; angkat jemuran, lipet jemuran, setrika seperlunya ; anak bangun ; mandiin anak ; kasih makan anak ; nyapu ngepel ; laki pulang ; siapin dinner ; tidur.

Itu kondisi amat sangat ideal. Kira-kira gw punya waktu 3 jam lah buat ajak anak main, sisanya gw sibuk sama kerjaan rumah. Nah masalah muncul ketika keuangan gak terlalu stabil, gw harus cari sampingan lah ya. Mulai jualan baju sampai akhirnya jualan makuta. Disinilah negara api menyerang. Pada dasarnya gw memang time management nya kurang bagus, jadi waktu itu makuta lagi booming banget jadi gw seharian bisa pegang hp. Lupa sama kerjaan lain, anak juga jd kadang tidak terurus. Belum lagi kalau pas lagi antri, melody jadi panas-panasan, hujan kehujanan. Secara gak langsung gw jadi mengorbankan waktu main melody Tapi emang duitnya kenceng banget sih.

Akhirnya suamiku tersayang mengingatkan aku, “Bu, kalau kamu kayak gini, bukannya lebih baik kamu kerja ya? At least Melody is in good hands? Dia bisa di bunda, diurus bunda, kamu bisa kerja, pendapatan juga lebih stabil. Daripada kamu begini, semua mau diambil tapi semuanya jadi dikorbanin?”

Deg. Iya bener banget. Tapi gw buat balik kerja takut banget. Emangnya gue bisa balik lagi ya?

Allah tuh emang sebaik-baiknya pembuat rencana. Habis laki gw ngomong gitu ya, gak berapa lama hp gw rusak, gw jadi gak bisa cari sampingan sana sini. Itulah ridho istri ada di suami, ketika suami gak ridho ya istri gak  bisa lanjut.

Selama hp rusak gw back to full mom, gak cari sampingan lagi. Bener-bener urus rumah tangga dan anak. Alhamdulillah, cukup aja uangnya. Kita gak pernah kekurangan. Pernah satu hari bener-bener gak punya duit ya, tapi tau2 ada aja pesanan makuta dari orang yg udah kenal. Jadi punya duit lagi. Itu gw sudah buktikan, semut di dalam lobang aja ada makanannya, masa manusia yg punya akal gak ada?

Gw suka ngomong sama laki gw, alhamdulillah kita cukup aja sekarang, tapi gimana ya kalau nanti anak kita sekolah? Gimana kalau sampai aku hamil lagi? Puncak nya itu anak gw sakit, itu kondisi gw gak punya uang, ada sih sedikit tapi buat berobatin anak gw gak ada. Sampe laki gw minjem ke adek nya. Ah sedih bgt. Gw semalaman cuma nangis aja, menyalahkan diri gw yg bodoh ngatur uang. Dan seperti kebanyakan manusia lainnya saat didera masalah ya gw Cuma bisa ngadu ke Allah. Gw kembali istikharah, bertanya kepada Allah, apakah berhenti bekerja benar-benar jawaban yg benar?

Then, Allah said no. Gw akhirnya kembali bekerja. Capek sih, harus setiap pagi menghadapi kepadatan kereta. Kurang banget waktu main sama anak. Paling nyesek sih kalau melody mulai keluar kata-kata saktinya “Mama jangan kerja, nanti aku sedih”. Gw Cuma bisa peluk dia, menahan air mata gw dan bilang “aku kerja sebentar, nanti malam aku udah di rumah, nanti kita main ya. Kamu mau hadiah apa?”

Dan capek itu hilang ketika gw mengingat kembali momen setahun ke belakang. Gw menjadi bersyukur banget bisa diberi kesempatan oleh Allah. Ditambah lagi akhirnya gw dan laki gw udah gak LDR lagi. Bener-bener bersyukur sekali, Allah sudah baik  banget.

Tapi apakah gw menyesal sudah berhenti bekerja dulu? Enggak sama sekali. Karena dengan berhenti bekerja, gw seperti terlahir kembali. Gw mengerti siapa diri gw. Gw lebih memahami yg mana baik dan benar, gw paham bahwa gw dulu salah, bahwa gw yg dulu gak bener. Kalau gw gak berhenti mungkin gw bisa menjadi lebih buruk lagi. Who knows? Allah is the best planner of all. Thank you Allah for alwasy be in my way.

Skin Care Is Better Than Make Up, and way easier!

Gw termasuk orang-orang yang ‘ketipu’ youtuber2 kurang cantik yang tiba tiba jadi cantik setelah make up. Jadinya banyak spending di make up sampe segala beli highlighter, concealer. Yaa bagus sih utk pakai kalau ada event, tapi untuk daily sih waste of time ya, even untuk NO MAKE UP MAKE UP NYA.

Nah pas liat campaign nya SKII yg bare face itu gw jadi mikir, iya juga ya kalau kulit lo sehat lo gak perlu pake make up muka udh bagus. Kemudian gw melihat rekan2 kantor sekitar, bahkan sekelas vice president, mereka tuh gak pake make up berat, tapi mukanya glowing eceu. Entah ya pake skin care atau ke dokter. Mulai lah gw search2 skin care yg bagus. Pernah sih masuk ke vlog beauty influencer, pengen tau skin care routine mereka. Ealah banyak euy, mahal2 pula. Bahkan suhay salim aja pagi2 maskeran eceu. Gw pagi2 sempet pup aja udah alhamdulillah.

Untung gw lagi pegang project beauty dan sekalian cari2 skin care yg bagus tuh gimana. Dan pencarian gw berlabuh pada 4 skin care dasar yg harus dimiliki utk kulit cantik glowing.

  1. Bersihin muka

Ini tahap paling penting banget nget nget. Soalnya gw kan pake FTE, trus kok ngerasa gak berubah2 amat ye. Ternyata emang muka lo kudu bersih banget supaya skin care nya nyerep. Gak bisa tuh lo Cuma pake sabun muka. Ideal nya ya emang 2 step cleansing. Lo pake pembersih yg minyak dulu baru pake pembersih yg air. Nah gw pas coba yg ini tuh muka malah jadi jerawatan. Gw juga coba yg pembersih air minyak itu, jerawatan juga. Nah sekarang gw pake misellar water Biore Perfect Cleansing Water yg soften up, muka gw bersih banget nget, pernah gw tes pake minyak udh ga ada residu apa pun. Jadi hatiku sudah berlabuh padanya haha.

 

  1. Moisturizer

Kulit kita ada lapisan terluar nya ya. Nah kalau lapisan terluar nya ini bagus, kulit bakal keliatan glowing. Bagus nya tuh gini, antara sel nya rapet2 trus juga hydrated. Pernah gak sih liat muka orang perawatan yg muka nya udah cerah tapi gak glowing? Kayak cerah putih aja gitu trus ya tetep kusem. Nah ini tuh muka yg gak sehat. Lo Cuma di exfoliasi aja tapi gak dirawat muka nya. Ibarat kata sel terluar lo diabisin aja tapi gak dikasih makanan sehat. Jadinya ya jelek2 juga :p. Jelas nya bisa liat video di link ini

 

Untuk moisturizer gw pake Hatomogi skin conditioner. Gw pake ini sebagai toner dan setting spray. Kulit gw jadi halus banget. Kadang kalo gw lagi capek gitu si hatomogi nya gw taro banyak2 di kapas trus gw pake sebagai masker. Gila adem banget, muka jadi relax. Plus nya lagi harganya murah euy sebotol segede gaban gak nyampe seratus ribu masa J.

 

Selain hatomogi gw juga pake tinted moisturizer biar muka gak keliatan kayak baru bangun tidur. Merk yg gw pake Garnier yg lemon.

 

  1. Sunscreen

Suatu ketika aku yang bodoh ini bermain di pantai bersama anaku tersayang. Itu 2 bulan pake FTE ya, udah ngerasa puas bgt muka udh bagusan dikit. Nah pas ke pantai gw Cuma menyerahkan nasib gw sama tinted moisturizer yg katanya ada uv nya, entah spf berapa. Jeng jeng gosong lah ya tu muka. Panik muka gosong, gw bergegas mencari masker dengan harapan muka jadi cerah seketika. Bukannya cerah eh muka jadi jerawatan. Orang2 yg tau gw pake FTE jadi men judge gw “Ih lo kayaknya ga cocok deh pake FTE, muka lo kusem amat”, “eh lo kok jadi jerawatan, gak cocok kali FTE nya”. Aku jadi merasa berkhianat kepada FTE, maafkan diriku yg hina ini.

Dari sini gw menjadi amat sangat aware dengan pentingnya sunscreen.

Sebelumnya, gw males aja pake sunscreen, soalnya dari perjalanan hidup gw yg namanya sunscreen itu pasti thick, tebel, trus bikin muka kaya kilang minyak, bikin muka jerawatan, bikin belang2 gak jelas gitu kalo dipake, gak bisa dibedakin muka nya, bla bla bla. Yaudahlah ya gw mencari sunscreen yg bagus di Femaledaily. Top review nya adalah Biore UV. Gw ketawa2 sendiri, barangnya ada di depan mata, bukannya dicoba dulu malah nyari2 gak jelas.

Yaudah lah ya gw coba, dan gw merasa amazing. Ini sunscreen gak berminyak, pas dipake langsung nyerep ke kulit. Bahkan gw pernah pake sunscreen dari klinik kecantikan kenamaan pun gak sebagus ini.

Good news nya lagi, it really works! Gw ke pantai atau berenang atau aktivitas lain yg sun exposure nya tinggi muka gak  gosong, tapi tangan gosong parah haha..  Jadi sampe sekarang, asal mau keluar rumah gw pakein sunscreen ini bahkan sampai ke punggung tangan dan kaki. Harganya murah sekali, kemaren beli di aeon Cuma 87 ribu.

 

  1. Exfoliator

Ini key secret nya kalau kulit mau senantiasa bagus. Bahasa gampangnya ini krim malam nya lah. Banyak merk2 di luar sana, bisa dicoba sesuai dengan kecocokan kulit.

 

Kalau 4 skin care itu udah khatam, udah rutin pake nya setiap hari baru deh bisa go forward ke skin care yg lebih advance. Utk bikin jadi habit ya gampang banget, lo paksain diri lo utk membiasakan diri selama 21 hari, kalau udah 21 hari lewat pasti lo bakal ngerasa aneh aja gak ngelakuin itu.

 

Skin care gw sih simple bgt.

Pagi : Biore Perfect Cleansing Water. Lanjut Hatomogi sebagai toner. Lanjut SK II FTE. Lanjut Biore UV. Lanjut Garnier lemon.

Malam : Biore Perfect Cleansing Water. Lanjut Hatomogi sebagai toner. Lanjut 1 range kiehls. Kiehls ini gw ga pake tiap hari soalnya perih di muka, jadi pakenya 3 hari sekali lah.

 

Oiya, SKII FTE itu gak mahal2 amat kok. Dia welcome set nya gw beli di JD ID tuh 600 an pas lagi diskon, isinya 30 ml FTCL, 75 ml FTE sama RNA krim. RNA krim nya gak cocok di gw jadi gw jual lagi seharga 150 rb hahaha. Nah FTE ini bisa bertahan sampai 3 bulan. Kalau pas gak lagi diskon harga welcome set ini 800 rb. Lebih hemat lagi kalo mau beli yg size gede2, harga sih ya 2 juta something, tapi gw rasa bisa dipakai setahun itu, jatohnya per bulan Cuma 200an.

 

So, ready to glow?

EpilogAku

Hujan lambat lambat tidak menghalangi indahnya matahari terbenam. Suara ombak kejauhan seakan paham gemuruh yang hadir di dalam hati Indra.

Indra hanya duduk di pinggir pantai, sesekali kakinya bertemu dengan ombak. Ia merenungi semua hal yang baru saja terjadi, seperti kolase film yang tak putus putus berputar.

Marry yang sudah melihatnya sejak hujan turun deras akhirnya memutuskan untuk menghampirinya.

 

“Lucu ya, padahal lagi hujan tapi sunset tetap terlihat. Semesta tampaknya sedang menghiburmu,” ujar Marry membuka percakapan.

Indra masih tidak bergeming dari tempat duduknya. Menolehpun dia enggan. “Jadi kau yang mengirimnya?” Tanya Indra. “Ya,” jawab Marry singkat.
“Untuk apa? Memberi pelajaran kepadaku?” Indra akhirnya bangkit.
“Aku hanya ingin membantu Greg” air mata mulai mengembang di sudut mata Marry. Mendengar perkataan Marry Indra semakin marah, tapi dia memilih diam dan kembali duduk di singgasananya.

“Pergilah,” ucap Indra lemas.
Akhirnya tangis Marry pecah dalam diam. Dia tahu bahwa Indra berhak marah kepadanya, tapi semua yg ia lakukan hanya untuk kebaikan Indra. “Aku pernah pergi darimu satu kali, tapi aku tidak akan pergi untuk kedua kalinya” jawab Marry.
“Meskipun aku memaksa?”

“Ya,”
“Aku mencintainya Marry”
Aku tahu”
“Demi Tuhan, Aku sangat mencintainya”
“Dibandingkan aku?”
“Aku jauh lebih banyak mencintainya dibandingkan aku mencintaimu. Cintaku padamu usai ketika kau pergi meninggalkan aku”
“Tapi dia juga meninggalkanmu”
“Bukan, aku lah yg meninggalkan dia..” mereka terdiam sesaat.

Suara ombak masih memenuhi senja itu. Langitpun mulai gelap.
“Tahukah kau, disinilah aku melamarnya. Memintanya menjadi istriku dihadapan matahari terbenam,”

“Aku tidak tahu kau seromantis itu” mendengar ucapan Indra Marry terkejut, bahkan Indra tidak pernah melamarnya.
“Tapi dia malah berkata ‘aku sudah menikah’. Saat itu Aku merasa marah, merasa bodoh. Mengapa informasi sepenting itu aku lewatkan. Aku bisa saja mengajaknya pergi meninggalkan suaminya, tapi nampaknya perasaannya tidak sama denganku. Aku terlalu bodoh Marry”

Marry duduk di sebelah Indra, memeluknya  dengan paksa.
“Aku tetap akan menunggumu,” bisik Marry. “Kalau begitu kau lebih bodoh dariku,” jawab Indra datar. “Setidaknya aku tidak akan kehilangan mu, tidak untuk kedua kalinya, ” ucap Marry mantap.

Kisah Sedih di hari Jumat

Hari ini ulang tahun Melody, tapi hati ini rasanya pilu banget melihat timeline facebook. Dari kemarin cuma jadi pengamat, berbicara dalam hati, kok bisa jadi begini?

Teringat buku mengenai kasus 98 yang saya baca ketika duduk di kelas 6 SD. Sedih sedih ceritanya, dan memang ditulis oleh teman teman etnis tionghoa. Dari buku itu saya belajar bahwa isu SARA adalah hal yang sangat sensitif yang sebaiknya tidak kita umbar. Sehingga saya belajar untuk menghargai semua orang tanpa melihat dia suku apa agama apa ras apa, bukankah damai itu indah? Bahkan ketika saya kuliah dan bekerja di lingkungan yang sangat beragam, saya merasa nyaman nyaman saja.

Tapi entah bagaimana ceritanya ketika Pak Jokowi & Pak Ahok maju ke Jakarta isu SARA yang berhasil kita semua redam mencuat kembali. Saling sindir hina berantem antar agama suku atau bahkan sesama agama sendiri kerap terjadi. Hati hati kita seperti sumbu bahan peledak yang pendek. Lama kelamaan saya meresapi arti bahwa pembicaraan mengenai Suku Agama dan Ras adalah hal yang sangat tabu di negara kita yang bhineka ini. Bahkan Lebih tabu dari pembicaraan seputar sex.

Hari ini saya ditunjukan akibat dari diskusi panjang mengenai suku agama dan ras : mulai perang statement antar agama.

Itulah yang membuat saya sedih.

Apa yang ada di otak orang yang ngerekam video itu? Apa yang ada di otak orang yang SHARE video itu pertama kali sampai jadi viral dan berbuntut panjang begini!! Kalau ketemu saya kemplang itu orang, bikin susah orang aja!

Terlebih lagi apa yang ada di otak orang yg ngomong itu? Bukankah masih banyak jokes jokes garing lainnya? Kurang ice breaker?

For God Sake!

Akhirnya apa??

Orang2 keburu kesulut emosinya.

Bayangkan :

Agama lain berbicara mengenai agama lain dalam balutan becandaan. Ditambah lagi orang itu Public Figure.

Rame dah!

Kalau bisa ketemu sama yang share video dan yang ngomong saya suruh skotjam sambil bersihin kali ciliwung mereka!

Dua dua nya orang dewasa, tapi sama sama gak bisa berpikir jernih. Apa perlu disiram sprite dulu?!

Akibatnya apa, JADI PERANG STATEMENT ANTAR AGAMA.

Saya sedih banget melihatnya. Yg Islam pro demo bombardir berita demo. Yang islam gak pro demo dan non muslim jengah akhirnya mulai share kontra nya. Ini udah lebih bahaya dari sekedar perang antar pendukung presiden. Entah udah berapa postingan saya lihat hari ini minta ijin unfollow gara gara beda pendapat.

Ayuk kita semua tenangkan diri. Jauhi berita berita sensitif dulu, atau jauhi facebook dulu. Yang Islam coba puasa share berita demonya, kita doa dalam diam. Yang gak pro demo nonmuslim juga coba tenangkan hatinya dan jempolnya, maafkan kalau postingan2 mengenai demo ini membuat kalian jengah kesal dan sebal. Maaf juga kalau demo hari ini membuat aktivitas kalian terganggu. Tapi demo kali ini bukan mengenai islam vs agama di luar islam kok. Kita semua tetap bersaudara, sebangsa setanah air Indonesia.

Bhinneka Tunggal Ika

#prayforNKRI

#prayforIndonesia

 

 

KLAIM BPJS

Yang paling ditunggu tunggu ibu ibu resign adalah klaim bpjstk aka jamsostek. Lumayan banget nilainya. Saking lumayannya apa apa musti tunggu bpjs cair

Beli HP kakek – tunggu bpjs cair

Beli baju melody – tunggu bpjs cair

Beli baju renang daddy – tunggu bpjs cair

Masak ayam korea – tunggu bpjs cair

Potong rambut – tunggu bpjs cair

Dan masih banyak daftar lainnya yang harus dipenuhi oleh si Saldo BPJSTK ini 😂.

Anyway, pengalaman saya mencairkan bpjs itu susah susah gampang. Iya nyesel banget kenapa gampangnya belakangan 😂.

Jadi suatu siang saya menelpon halo bpjstk untuk nanya apa saja syarat-syarat dan prosedur pencairannya. Sebenarnya sudah banyak info lalu lalang di internet yah, tapi males aja kalau ada yg kurang, jadi ngerasa aman aja kalau nelpon operator langsung. sama aja kayak mau ujian, udah punya kisi kisi yang mau keluar, tapi tetep fotokopi slide dosen dan catatan teman berpuluh puluh ribu rupiah cuma buat ngerasa aman aja 😁.

Oke dari si operator didapatlah syarat pencairan bpjstk bagi pegawai resign yang sudah tidak bekerja lagi, diantaranya :

1. Parklaring

2. Surat dari HRD ke Disnaker yg menyatakan bahwa peserta mengundurkan diri

3. KTP

4. KK

5. Kartu Jamsostek

6. Fotokopi bagian depan buku tabungan

Kebetulan syarat sudah lengkap, tinggal eksekusi saja. Saya tanya lah caranya bagaimana. Dengan santai si mbak operator menjawab “Ibu tinggal datang ke cabang terdekat dan membawa berkasnya”. Gancil lah ya.

Besok paginya datanglah saya ke kantor BPJSTK yg di Jalan Pemuda. Saya lihat banyak kerumunan di depan satpam. Ternyata oh ternyata kerumunan itu adalah segerombolan orang yg kecewa tidak bisa mencairkan BPJSTK nya hari itu juga sebab BPJSTK RAWAMANGUN HANYA MENERIMA E-KLAIM, tidak menerima pencairan secara manual.

Bayangkan betapa kecewanya ibu beranak satu ini. Sudah buang pulsa telpon operator, pagi pagi sudah berangkat bawa bawa anak, eeeh tak bisa di klaim pula. Mau marah sama siapa coba? Kalau tau siapa operatornya, udah saya datengin minta ganti rugi ongkos uber dan pulsa telpon (mamah minta pulsa 😂). Ini ibarat kamu udah fotokopi slide 50 ribu, sudah baca dan hapalin semua slide, tapi ujiannya open book, open internet pula 😥.

Informasi selanjutnya yang saya terima dari pak Satpam sangatlah berharga.

1. BPJSTK yg menerima pencairan manual hanya kantor yg besar saja, saya ingat di bapak menyebut nama BPJSTK Salemba. Kantor bpjstk yang kecil hanya menerima EKLAIM.

2. Pencairan BPJSTK secara manual bisa dilakukan di bank rekanan seperti BNI Pemuda rawamangun, BJB Pulogadung, BJB Cakung. Di kantor bpjstk ada listnya. Kurang lebih ada 10 cabang bank yang bekerja sama.

Berbekal informasi tersebut, saya napsu untuk mencairkan ke bank. Apalagi di deket Kantor BPJSTK Rawamangun ada BNI, langsung lah saya ke sana.

Sesampainya di BNI, saya tanya ke satpam, apakah bisa mencairkan bpjstk di sini, kemudia pak satpam memberikan kisi-kisi prosedur pencairan bpjstk di BNI

1. Peserta datang jam 5.30 untuk mengambil nomor antrian

2. Keesokan harinya baru peserta bisa menyerahkan dokumen sesuai jam operasional bank.

3. Setiap hari dibatasi yg boleh klaim bpjs.

Tidak puas dengan BNI, saya berpindah ke bjb PTC. Ternyata prosedurnya sama persis seperti BJB. Mau gimana lagi, akhirnya siang itu saya mengobati kekecewaan saya dengan makan hokben.

Oleh karena prosedur klaim BPJSTK yang super merepotkan untuk ibu beranak satu ini, jadilah saya memilih prosedur E-KLAIM.

Tunggu keseruan EKLAIM BPJSTK dan tips n trik nya di post selanjutnya yaa

 

Love,

Seritaro

 

 

Perjalanan MPASI Melody

Sore ini adalah momen yang patut diabadikan. Melody berhasil makan 5 sdm dalam waktu 15 menit dan di kursi makan!!! Yeaaaayyyyy!!!

Girang banget ibu nya ☺. Apalagi pas si kakek ngomong “kok kayaknya melody gemuk lagi ya? Udah mau makan?”. Dengan bangga ibu menjawab “udah dong keek!” (Mudah2an besok tetep pinter makan ya nak!)

Perjuangan memberi makan dimulai ketika kakak gue ngomong suatu sore “gak mau makan nih sama gak mau nyusu”. Buat emak emak galau model gue gini, anak gak mau makan sama horornya kayak gajian mundur 1 hari saat duit di atm cuma 49 ribu.

Sejak pernyataan kakak gue itu, tiap sore melody gue kasih makan. Simple aja, pisang dan biskuit diairin (maafkan ibu mu yang pemalas ya nak 😂). Awalnya memang berontak, tapi ibu gak habis akal. Sambil makan sambil disetelin nursery rhyme dari youtube. Inilah kesalahan pertama saya sebagai emak galau. Mindset saya adalah “yang penting anak makan”. Padahal seharusnya anak makan dengan cara yang benar.

Kemauan makan melody sambil nonton nursery rhyme tidak bertahan lama. Semakin dia besar, emosinya semakin berkembang. Dia mulai tidak menyukai rutinitas makan sambil nonton video. Dengan demikian kesalahan kedua saya lakukan adalah memberikan instant meal. Adalah itu satu instant meal lokal ya rasanya mirip banget indomi. Wah lahap deh melody kalau makan itu! Saya terlena, sampe stok berkardus2. Eeeh setelah kenal itu mecin, melody jadi gak mau homemade mpasi lagi bu ibu 😅. Racun banget emang! Si mpasi instant itu emang teksturnya oke punya sih dibandingkan kompetitor dia, tapi mom mecin nya mom sedap banget. Mana mau lah anak kita sama masakan no gulgar. Fiuh! Melody hampir setiap hari makan bubur instan itu, sampai umur 8 bulan. Kenapa? Soalnya tiap dikasih bubur usia 8 bulan melody muntah dong. Teksturnya masih terlalu kasar.

Pusing lagi? Jelas pusing lagi.

Oh ya, selain makan mpasi instant, saya juga menerapkan sistem “memaksa anak makan”. Hal ini juga dilakukan oleh kakak saya, karena mindset kami berdua adalah “yang penting melody makan”.

Kombinasi dari dua hal ini membuat melody menolak makan. Lihat sendok histeris. Asal diajak makan nangis. Dasar saya tipikal orang indonesia, baru belajar kalo udah salah, saya baru baca2 teori mpasi setelah melody trauma 😥. Jawabannya adalah : jangan memaksa anak makan. Karena makan ini akan jadi rutinitas dia setiap hari sampai dia tua. Memaksa dia makan hanya membuat dia trauma. Duh! Hati saya teriris bacanya. Kasihan kamu nak 😢.

Saya bertekad utk memperbaiki cara makan anak saya. Saya mulai baca2 materi blw (self-feeding baby) dan langsung mengaplikasikannya tanpa pikir panjang.

STARTING BLW

Senjata utama BLW adalah kursi makan . Saya kemudian membeli itu booster seat dan saya mulai memberikan makan melody dengan finger food. She likes it! Puding roti adalah favorit dia. It means she eat bread puding all the time! Bukannya saya gak masak yg lain ya, setiap makan saya pasti sediakan tiga alternatif makanan. Yg diterima cuma puding roti aja. Durasi makan juga hanya sebentar karena melody bosenan. Berkat metode blw ini asupan melody kurang banget. Apalagi ditambah dia yg gak mau nyusu botol. She’s starving all the time. Gara2 lapar berkepanjangan melody jadi nangis terus. Stress banget loh mom! Kejadian ini berlangsung pas libur lebaran. Dia menjadi kurus seketika. Ketiks ditimbang, beratnya cuma bertambah 100 gram saja dalam waktu 6 minggu. Hiks hiks

Pasca Resign
Anyway, setelah lebaran saya pun resign. Dari sini saya bertekad utk bisa membuat suasana makan yg menyenangkan bagi melody. Saya mikir keras, menganalisa (cailah) sebab melody gak mau makan. jawabannya :

1. Di usia sekarang (8 mo) katanya anak2 memang rada susah makan karena mereka sudah mulai eksplorasi lingkungan sekitar (misal : merangkak merembet bermain).

2. Dari semua masakan saya, melody paling suka sama masakan tidak berbumbu.
Gara2 promina, saya masakin mpasi melody pakai slow cooker mom. Wuih kaldu pakai slow cooker itu maknyus banget kan ya. Terus apalagi kalau pake bawang, wangi bawangnya sampai RT sebelah 😂. Ee tapi yg enak2 gini melody gak suka. Asal disuapin, pasti nangis ngamuk haha. Menu yg dia suka itu yg minimalis misalnya bubur nasi pakai santan & daun salam. Lauknya yg simple kayak ati, tahu, tempe, ayam dan ditambah sayur2an.

Dengan 2 hipotesis diatas saya mulai mengajari melody makan. Pertama saya ajak dia makan sambil bermain, baik itu makan besar maupun snack. Saya ikutib kemana dia merangkak terus saya suapin. Porsinya juga masih 2 sdm saja, itupun sering gak habis. Saya ajak dia makan selama satu jam. Habis gak habis, waktunya selesai.

Begitu dia menikmati makan, saya ajak dia makan snack di kursi makan. Kalau snack dia cepet banget mom, gak sampai 5 menit. Snack saya biasanya agar atau buah.

Porsi makan saya naikin terus, sampai sekarang porsi sudah 4 sdm. Frekuensi makan 3x sehari dan 2 x snack. Suprisingly, waktu dia menghabiskan makanan semakin cepat. Dari 1 jan jadi 30 menit jadi 15 menit. Begitu sudah mencapai 15 menit, saya ajak makan di kursi makan.

Kenapa? Karena Melody dan bayi bayi pada umumnya itu bosenan. Melody cuma mampu bertahan anteng dalam satu aktivitas paling lama 15 menit, lebih dari itu udah ngamuk 😴.

Begitulah kisah panjang mpasi melody. Ini baru satu bab : membuat melody suka makan. Masih panjang perjalanannya, naik tekstur aja belom 😥.

Intinya mindset ibu saat pengenalan MPASI itu bukan berapa banyak asupan yang didapat tapi apakah metode makan sudah sesuai. Makan di kursi, face to face, menu bervariasi dan nutrisi lengkap. Hati hati pilih mpasi instan, karena ada mpasi instant yg
rasanya enaaak banget, anak bisa jadi nolak mpasi homemade nya.

Kenapa sih harus mpasi homemade? Soalnya kan kalau anak udah bisa makan, masa iya mau kita kasih bubur bayi instant terus? Mau sampai umur berapa? Kan seharusnya makanan anak sama seperti makanan ibu bapaknya. Masak emak bapaknya makan sop iga anaknya makan sop pr**ina 😂.

Sore ini adalah momen yang patut diabadikan. Melody berhasil makan 5 sdm dalam waktu 15 menit dan di kursi makan!!! Yeaaaayyyyy!!!

Girang banget ibu nya ☺. Apalagi pas si kakek ngomong “kok kayaknya melody gemuk lagi ya? Udah mau makan?”. Dengan bangga ibu menjawab “udah dong keek!” (Mudah2an besok tetep pinter makan ya nak!)

Perjuangan memberi makan dimulai ketika kakak gue ngomong suatu sore “gak mau makan nih sama gak mau nyusu”. Buat emak emak galau model gue gini, anak gak mau makan sama horornya kayak gajian mundur 1 hari saat duit di atm cuma 49 ribu.

Sejak pernyataan kakak gue itu, tiap sore melody gue kasih makan. Simple aja, pisang dan biskuit diairin (maafkan ibu mu yang pemalas ya nak 😂). Awalnya memang berontak, tapi ibu gak habis akal. Sambil makan sambil disetelin nursery rhyme dari youtube. Inilah kesalahan pertama saya sebagai emak galau. Mindset saya adalah “yang penting anak makan”. Padahal seharusnya anak makan dengan cara yang benar.

Kemauan makan melody sambil nonton nursery rhyme tidak bertahan lama. Semakin dia besar, emosinya semakin berkembang. Dia mulai tidak menyukai rutinitas makan sambil nonton video. Dengan demikian kesalahan kedua saya lakukan adalah memberikan instant meal. Adalah itu satu instant meal lokal ya rasanya mirip banget indomi. Wah lahap deh melody kalau makan itu! Saya terlena, sampe stok berkardus2. Eeeh setelah kenal itu mecin, melody jadi gak mau homemade mpasi lagi bu ibu 😅. Racun banget emang! Si mpasi instant itu emang teksturnya oke punya sih dibandingkan kompetitor dia, tapi mom mecin nya mom sedap banget. Mana mau lah anak kita sama masakan no gulgar. Fiuh! Melody hampir setiap hari makan bubur instan itu, sampai umur 8 bulan. Kenapa? Soalnya tiap dikasih bubur usia 8 bulan melody muntah dong. Teksturnya masih terlalu kasar.

Pusing lagi? Jelas pusing lagi.

Oh ya, selain makan mpasi instant, saya juga menerapkan sistem “memaksa anak makan”. Hal ini juga dilakukan oleh kakak saya, karena mindset kami berdua adalah “yang penting melody makan”.

Kombinasi dari dua hal ini membuat melody menolak makan. Lihat sendok histeris. Asal diajak makan nangis. Dasar saya tipikal orang indonesia, baru belajar kalo udah salah, saya baru baca2 teori mpasi setelah melody trauma 😥. Jawabannya adalah : jangan memaksa anak makan. Karena makan ini akan jadi rutinitas dia setiap hari sampai dia tua. Memaksa dia makan hanya membuat dia trauma. Duh! Hati saya teriris bacanya. Kasihan kamu nak 😢.

Saya bertekad utk memperbaiki cara makan anak saya. Saya mulai baca2 materi blw (self-feeding baby) dan langsung mengaplikasikannya tanpa pikir panjang.

STARTING BLW

Senjata utama BLW adalah kursi makan . Saya kemudian membeli itu booster seat dan saya mulai memberikan makan melody dengan finger food. She likes it! Puding roti adalah favorit dia. It means she eat bread puding all the time! Bukannya saya gak masak yg lain ya, setiap makan saya pasti sediakan tiga alternatif makanan. Yg diterima cuma puding roti aja. Durasi makan juga hanya sebentar karena melody bosenan. Berkat metode blw ini asupan melody kurang banget. Apalagi ditambah dia yg gak mau nyusu botol. She’s starving all the time. Gara2 lapar berkepanjangan melody jadi nangis terus. Stress banget loh mom! Kejadian ini berlangsung pas libur lebaran. Dia menjadi kurus seketika. Ketiks ditimbang, beratnya cuma bertambah 100 gram saja dalam waktu 6 minggu. Hiks hiks

Pasca Resign
Anyway, setelah lebaran saya pun resign. Dari sini saya bertekad utk bisa membuat suasana makan yg menyenangkan bagi melody. Saya mikir keras, menganalisa (cailah) sebab melody gak mau makan. jawabannya :

1. Di usia sekarang (8 mo) katanya anak2 memang rada susah makan karena mereka sudah mulai eksplorasi lingkungan sekitar (misal : merangkak merembet bermain).

2. Dari semua masakan saya, melody paling suka sama masakan tidak berbumbu.
Gara2 promina, saya masakin mpasi melody pakai slow cooker mom. Wuih kaldu pakai slow cooker itu maknyus banget kan ya. Terus apalagi kalau pake bawang, wangi bawangnya sampai RT sebelah 😂. Ee tapi yg enak2 gini melody gak suka. Asal disuapin, pasti nangis ngamuk haha. Menu yg dia suka itu yg minimalis misalnya bubur nasi pakai santan & daun salam. Lauknya yg simple kayak ati, tahu, tempe, ayam dan ditambah sayur2an.

Dengan 2 hipotesis diatas saya mulai mengajari melody makan. Pertama saya ajak dia makan sambil bermain, baik itu makan besar maupun snack. Saya ikutib kemana dia merangkak terus saya suapin. Porsinya juga masih 2 sdm saja, itupun sering gak habis. Saya ajak dia makan selama satu jam. Habis gak habis, waktunya selesai.

Begitu dia menikmati makan, saya ajak dia makan snack di kursi makan. Kalau snack dia cepet banget mom, gak sampai 5 menit. Snack saya biasanya agar atau buah.

Porsi makan saya naikin terus, sampai sekarang porsi sudah 4 sdm. Frekuensi makan 3x sehari dan 2 x snack. Suprisingly, waktu dia menghabiskan makanan semakin cepat. Dari 1 jan jadi 30 menit jadi 15 menit. Begitu sudah mencapai 15 menit, saya ajak makan di kursi makan.

Kenapa? Karena Melody dan bayi bayi pada umumnya itu bosenan. Melody cuma mampu bertahan anteng dalam satu aktivitas paling lama 15 menit, lebih dari itu udah ngamuk 😴.

Begitulah kisah panjang mpasi melody. Ini baru satu bab : membuat melody suka makan. Masih panjang perjalanannya, naik tekstur aja belom 😥.

Intinya mindset ibu saat pengenalan MPASI itu bukan berapa banyak asupan yang didapat tapi apakah metode makan sudah sesuai. Makan di kursi, face to face, menu bervariasi dan nutrisi lengkap. Hati hati pilih mpasi instan, karena ada mpasi instant yg
rasanya enaaak banget, anak bisa jadi nolak mpasi homemade nya.

Kenapa sih harus mpasi homemade? Soalnya kan kalau anak udah bisa makan, masa iya mau kita kasih bubur bayi instant terus? Mau sampai umur berapa? Kan seharusnya makanan anak sama seperti makanan ibu bapaknya. Masak emak bapaknya makan sop iga anaknya makan sop pr**ina 😂.

Ingin rasanya aku berjalan pada sudut yang lapang. Menikmati hingar bingar dari kejauhan. Duduk sendiri memandangmu dalam dekapanku. Kau sangat menyukai kehangatanku. Aku sangat menyukai senyumu.

Kau tahu, aku penyuka hingar bingar. Hidupku penuh dengan lembar bunga bunga. Tak habis lah bila kukisahkan semua kisahku sepanjang malam. Sebelum kamu, akulah si jangkrik rumput. Kecil tak berdaya, namun aku bebas kemana saja. Aku tahu tujuanku dan aku siap meraih semuanya.

Aku merencanakan hidupku jauh sebelum kamu, sejauh malaikatku berujar “ambilah daun tertinggi itu, maka kau tak akan terinjak seperti aku”. Aku selalu memohon dalam doa yang pasti aku percaya Si Pemilik akan berikan kepadaku —- dan nyatanya memang Dia berikan kepadaku apa apa yang kuminta. Aku egois dalam meminta, kau tahu. Karenanya hidupku benderang, aku bisa menatap masa depan.

Akupun meminta kamu dengan egois. Aku egois pada diriku sendiri. Tanpa kusadari keegoisanku yang membentuk aku menjadi elang yang hanya mampu bersarang. Aku kuat, namun aku lemah terhadapmu. Aku tak kuasa membiarkanmu di sangkarku sementara aku keluar memamerkan cakarku pada cakrawala. Hidupku buram semenjak itu.

Seketika aku merasa seperti sedang terhalang kaca kaca tebal, aku bisa melihatmu dan diriku, tapi aku tak tau seperti apa rupa kita nanti. Apakah kau berbaju seindah saat ini. Apakah aku setangguh ini. Seperti apa sangkar kita nanti pun aku tak tahu. Apakah aku masih menjadi elang? Atau aku sama tak berdayanya seperti rumput rumput liar yang dimangsa rusa.

Aku terisak setiap malam, menangisi setiap ketakutanku. Aku takut mematahkan sayapku dan bertengger seumur hidup bersamamu. Aku takut kamu bosan akan ketidakberdayaanku.

Namun sejenak Si Pemilik sedang menyiapkan rupa baruku, biarlah kita pergi dari hingar bingar. Menepi ke tanah lapang, memandang hari ke depan yang semakin buram. Biarkan aku mendekapmu hangat, mencium aroma manismu, menunggu Imam kita datang membawa manisan dari Tuhan.

Aku mencintaimu, sepertinya itu cukup meredakan rasa sakit sayap patahku.

Bandung, 1 Juni 2016