Monthly Archives: November 2016

Kisah Sedih di hari Jumat

Hari ini ulang tahun Melody, tapi hati ini rasanya pilu banget melihat timeline facebook. Dari kemarin cuma jadi pengamat, berbicara dalam hati, kok bisa jadi begini?

Teringat buku mengenai kasus 98 yang saya baca ketika duduk di kelas 6 SD. Sedih sedih ceritanya, dan memang ditulis oleh teman teman etnis tionghoa. Dari buku itu saya belajar bahwa isu SARA adalah hal yang sangat sensitif yang sebaiknya tidak kita umbar. Sehingga saya belajar untuk menghargai semua orang tanpa melihat dia suku apa agama apa ras apa, bukankah damai itu indah? Bahkan ketika saya kuliah dan bekerja di lingkungan yang sangat beragam, saya merasa nyaman nyaman saja.

Tapi entah bagaimana ceritanya ketika Pak Jokowi & Pak Ahok maju ke Jakarta isu SARA yang berhasil kita semua redam mencuat kembali. Saling sindir hina berantem antar agama suku atau bahkan sesama agama sendiri kerap terjadi. Hati hati kita seperti sumbu bahan peledak yang pendek. Lama kelamaan saya meresapi arti bahwa pembicaraan mengenai Suku Agama dan Ras adalah hal yang sangat tabu di negara kita yang bhineka ini. Bahkan Lebih tabu dari pembicaraan seputar sex.

Hari ini saya ditunjukan akibat dari diskusi panjang mengenai suku agama dan ras : mulai perang statement antar agama.

Itulah yang membuat saya sedih.

Apa yang ada di otak orang yang ngerekam video itu? Apa yang ada di otak orang yang SHARE video itu pertama kali sampai jadi viral dan berbuntut panjang begini!! Kalau ketemu saya kemplang itu orang, bikin susah orang aja!

Terlebih lagi apa yang ada di otak orang yg ngomong itu? Bukankah masih banyak jokes jokes garing lainnya? Kurang ice breaker?

For God Sake!

Akhirnya apa??

Orang2 keburu kesulut emosinya.

Bayangkan :

Agama lain berbicara mengenai agama lain dalam balutan becandaan. Ditambah lagi orang itu Public Figure.

Rame dah!

Kalau bisa ketemu sama yang share video dan yang ngomong saya suruh skotjam sambil bersihin kali ciliwung mereka!

Dua dua nya orang dewasa, tapi sama sama gak bisa berpikir jernih. Apa perlu disiram sprite dulu?!

Akibatnya apa, JADI PERANG STATEMENT ANTAR AGAMA.

Saya sedih banget melihatnya. Yg Islam pro demo bombardir berita demo. Yang islam gak pro demo dan non muslim jengah akhirnya mulai share kontra nya. Ini udah lebih bahaya dari sekedar perang antar pendukung presiden. Entah udah berapa postingan saya lihat hari ini minta ijin unfollow gara gara beda pendapat.

Ayuk kita semua tenangkan diri. Jauhi berita berita sensitif dulu, atau jauhi facebook dulu. Yang Islam coba puasa share berita demonya, kita doa dalam diam. Yang gak pro demo nonmuslim juga coba tenangkan hatinya dan jempolnya, maafkan kalau postingan2 mengenai demo ini membuat kalian jengah kesal dan sebal. Maaf juga kalau demo hari ini membuat aktivitas kalian terganggu. Tapi demo kali ini bukan mengenai islam vs agama di luar islam kok. Kita semua tetap bersaudara, sebangsa setanah air Indonesia.

Bhinneka Tunggal Ika

#prayforNKRI

#prayforIndonesia

 

 

Advertisements