MY WEDDING VENDOR REVIEW (Part 1)

Inilah postingan yang sudah ditunggu-tunggu.. It’s time for VENDOR REVIEW!!!!! Gue akan bagi review ini menjadi  beberapa postingan, dimulai dari vendor-vendor yang mengesalkan. Hahahaha

Baiklah.

Pertama-tama, gue mau mengucapkan terima kasih untuk semua vendor yang sudah mendukung kelancaran acara gue pada 18.10.14 kemarin. Gue sangat menghargai jerih payah dari bapak-ibu sekalian. Alhamdulillah banyak komentar2 positif yang datang, misalnya “makanannya enak loh”, “bajunya bagus” , “make up nya panglingin”… gue dan mas fajar cuma bisa senyum2 dan bilang Alhamdulillah. Tapi tak ada gading yg tak retak.

Review ini semata-mata untuk sebagai masukan bagi rekan2 gue yg ingin menggunakan vendor2 yg gue pakai supaya bisa lebih pay more attention untuk kekurangan2 ini. Sehingga pas hari H acaranya bisa lebih lancar lagi

Permata Catering

Gue sudah test food berkali kali gue permata catering dan gak pernah kecewa. Makanannya selalu enak. Gue sempat curiga sih, saking enaknya ini makanan, gue khawatir kalau makanan utk test food & makanan yg di acara adalah makanan yg berbeda. Alhamdulillah pas hari H makanannya tetep enak. Pokoknya untuk urusan makanan, Permata Catering juara deh.

Berhubung gue ke permata ngambil one stop wedding service, jadi untuk semua tetek bengek hari H gue menggantungkan hidup ke Permata Catering. Segala dekorasi, foto, mc, pengisi acara semuanya dari permata catering. Nah tetek bengek ini yang menurut gue masih banyak kekurangan.

Sesampainya di venue, gue shock, kok gue pakai gebyok putih? Padahal berdasarkan deal deal an gue sudah ok dengan dekor gebyok cokelat. Gue harap-harap cemas juga, krn gebyok putih itu harusnya tambah bayar, jangan-jangan setelah acara nanti gue disuruh tambah bayar pula (x_x). Terus berdasarkan deal deal an juga, kalau gue mau pakai bunga juntai di pintu masuk. Tapi bunga juntai yang gue udah nambah bayar ini gak ada. Sempet kesel sih, tapi kata Fajar, yaudah biarin aja mungkin subsidi silang sama gebyoknya.

Gue sih totally fine dengan ini, cuma yg gue agak keselnya adalah gak ada notification sebelumnya. H-2, marketingnya Cuma bilang ada perubahan pada kain dekorasi, which I already approved. Soal perubahan gebyok dan penghilangan bunga juntai ini gue totally blindsided.

Perubahan layout juga terjadi. Akibat perubahan layout ini, tim fotobooth kebingungan, mau letakin booth dimana. Mereka juga bingung gimana mau setting2 nya.

Kekurangan selanjutnya, pada hari H MARKETING TIDAK HADIR.  Padahal saat technical meeting keluarga gue sudah diinfokan bahwa pihak dari Permata akan hadir untuk memastikan kelancaran acara. Kami juga sudah dijanjikan akan dilakukan briefing awal sebelum acara supaya prosesi masuknya acara bisa lebih lancar. Berhubung marketingnya gak ada, jadilah acara itu kacau balau. Sudah hampir jam setengah 8, MC gak nongol2. Tamu sudah penuh dan riweh banget. Keluarga gue kabur2an, karena memang GAK ADA PENGARAHAN SAMA SEKALI DARI TIM PERMATA & MC mengenai acaranya bagaimana. So apa yg gue lakukan? Gue sendiri yg manggil2in orang tua. Sementara kaka gue ngumpulin sodara2 gue yang lain. Luckily, gue sudah membuat list baris mereka, sehingga ketika MC datang jam setengah 8, sodara2 gue sudah baris cantik di belakang pengantin. It was totally a messed. Ketika masuk pun gue sama sekali ga ngerti kita harus jalan gimana, harus start jalan pas kapan. Pokoknya tim talempongnya udah heboh di depan nyuruh kita maju maju. Pengiring anak2 pun bingung, apakah mereka harus maju jalan cepet atau jalan pelan. Instruksi MC disuruh jalan pelan, tapi tim talempong nyuruh kita jalan cepet. Gue sama fajar cuma cengengesan aja, padahal dalam hati udah gondok banget. Setelah sampai di pelaminan juga bingung, ini musti gimana ya? Kakak2nya sampai mana nganternya? Anak-anaknya sampai mana? Asli itu kacau banget prosesi masuknya.

Untuk talempongnya juga bener2 asal banget. Suaranya pelan. Gue minta talempong karena waktu ngeliat talempong yg punya permata itu oke banget. Nah ini bener2 seadanya banget. Gue saat itu posisinya sudah sangat pasrah.

Pasca acara, marketingnya sempet SMS gue minta maaf karena gak hadir saat acara, tapi dia bilang bosnya dateng. Padahal pada saat acara, tim permata sama sekali gak ada ketemu sama keluarga gue! Menurut gue kalau memang Permata belum siap jadi one stop wedding services, mendingan ga usah deh. Karena cuma bikin citranya jadi jelek aja.

Kesimpulannya, permata catering untuk makanan sih enak banget lah. Tapi untuk wedding services nya asli nilainya remedial deh!

Saran gue, untuk hari H jangan menggantungkan diri sama Permata Catering. Lebih baik tunjuk satu orang untuk menjadi time keeper. Untungnya gue udah minta bantuan kakak gue jadi time keeper, jadi pas acara sangat terbantu sekali. Coba kalau belum ditunjuk, gak kebayang rempongnya gimana. Dan sebelum acara dimulai, PAKSA MC untuk melakukan briefing ke KELUARGA! Supaya prosesi masuknya bisa lebih smooth.

Mengenai perubahan ornamen2 dekorasi, saran dari gue, pasrah aja deh. Hanya Tuhan dan tim Catering yg tahu mengenai dekorasinya.

Mesjid Al Musyawarrah Kelapa Gading

Gue dari awal gak terlalu sreg sama venue ini. Tapi yasudah, karena tanggal gue itu tanggal musim kawin, dan Cuma venue ini yg kosong, yak  gue pakai tempat ini lah. Kekesalan pertama sudah ada sejak technical meeting. Pas technical meeting gue dan kakak2 gue udah bela2in untuk cuti dan dateng pas hari kerja. Tapi apa yang kami dapat! TECHNICAL MEETING YANG GAK LAYAK. Kami Cuma dikumpulin di halaman, alasannya karena mereka lagi sibuk persiapan Ied Adha. Dan penjelasan dari Al Musyawarah Cuma begitu doang, seadanya banget. Soal rundown, jalannya acara sama sekali gak mereka jelasin. Setelah gue ngomel2, barulah kita semua dikumpulin di satu tempat, dan dijelaskan hanya berdasarkan pertanyaan yg kami ajukan. Jadi BERTANYALAH DENGAN DETAIL! Pada saat technical meeting pihak Al-Musyawarah juga menjanjikan akan dilakukan briefing sebelum acara. Gue dan keluarga agak tenang tuh.

Tapi apa yang terjadi pas hari H???

Gue udah selesai dandan dari sebelum sholat Ashar.  Tapi sampai jam 4 pun belum dipanggil. Akhirnya pihak salon Nadine & kakak saya yg inisiatif untuk memanggil MC nya supaya acara akad bisa segera dimulai. Pas mau mulai akad, kebingungan semua. GUE HARUSNYA DIMANA? Apakah gue duduk di dalem, atau gue diumpetin dimana? Semuanya sibuk argumen. Yang katanya Al Musyawarroh mau briefing sebelum acara itu BOHONG! NOL BESAR!

Pada saat di meja penghulu, keribetan juga terjadi. Ini susunan acaranya bagaimana? Prosesi pelangkah belum ada arahan. Dan si penghulunya juga gak notice bahwa yang menikahkan gue adalah KAKAK GUE. Selama pembacaan ayat suci Al-Qur’an, semuanya ribet di meja akad. Penguhulu nyiapin naskah pelangkah dan naskah permohonan izin menikah. Semuanya gak akan terjadi SEANDAINYA SEBELUM ACARA DILAKUKAN BRIEFING.

Kekurangan lainnya adalah pada saat acara sempat mati lampu 2 kali.

Aduh pokoknya venue ini sangat tidak bersahabat! Tidak recommended!

Gue gak tau deh apakah kekurangan ini karena kurangnya komunikasi antara venue dan catering atau memang venue ini kurang oke.

MyPhotobooth

Gue kenal vendor ini pas kawinan sodaranya si Fajar. Gue liat cukup oke lah. Harganya juga masih masuk budget. Awal2 nego sih lancar2 aja. Sayangnya saat technical meeting itu mereka gak dateng, sehingga pas hari H sempet riweh sendiri.

Semuanya bermula dari Permata Catering melakukan perubahan layout tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Seharusnya posisi booth ada di belakang meja penerima tamu, tapi posisi itu sudah diisi oleh gubukan. Gue ngeliat itu panitia yg ngurus booth agak kebingungan mau taro dimana itu boothnya. Bodo amat deh gue gak ngurusin lagi.

Gue gak make sure jam brp itu booth ready. Pokoknya tau2 boothnya siap aja.

Yang bikin gue agak kesel itu adalah saat sodara gue bilang, boothnya sempet mati 30 menitan. It’s such a waste of money ya, secara gue bayarnya jam jaman. Tapi gue maklumin, karena penjelasan dari tim mereka adalah mereka kurang waktu utk setting, padahal mereka udh standby dari pas gue akad, cuma baru bisa setting menjelang maghrib. Hasil cetak fotonya juga JELEK BANGET. Entahlah ini dosanya siapa. Tapi penjelasan dari mereka make sense. Jadi gue memaafkan mereka.

Oke.. sekian review part 1 nya.

Cukup mengesalkan?

NEXT REVIEW : Undangan, Henna, Bunga Tangan & Salon

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s